Merawat kompor tanam agar awet dan aman cukup bertumpu pada tiga kebiasaan: mengelap permukaan setelah dipakai, membersihkan kepala kompor dan pemantik secara berkala, serta memeriksa selang dan regulator gas sebelum muncul gejala. Lakukan semuanya saat kompor sudah dingin dan keran gas tertutup, hindari bahan abrasif pada permukaan stainless maupun kaca, dan jangan menunggu rusak baru bertindak. Sebagai teknisi yang rutin turun ke dapur pelanggan, tim Alwi Teknik sering menemukan kompor yang sebenarnya hanya butuh dibersihkan, tetapi baru diperhatikan ketika api mengecil, pemantik diam, atau bau gas tercium. Panduan ini merangkum langkah praktis dari lapangan, lengkap dengan data dan pernyataan dari sumber resmi.
Mengapa Kompor Tanam Perlu Perawatan Rutin
Kompor tanam (built-in hob) dipasang menyatu dengan meja dapur, sehingga minyak dan air yang meresap ke sela-selanya tidak mudah dijangkau. Dapur juga termasuk titik rawan kebakaran rumah tangga. Menurut data BPBD DKI Jakarta yang dilaporkan ANTARA, terjadi 787 kebakaran di Jakarta sepanjang 2024 dan sekitar 69 persen di antaranya disebabkan korsleting listrik.
Angka serupa diberitakan Kompas: 69,5 persen dari 1.653 kasus kebakaran di Jakarta pada 2023-2024 disebabkan korsleting. Perlu dicatat, kedua data itu tidak memisahkan kasus akibat kompor gas, jadi jangan dibaca sebagai statistik kompor. Pelajarannya lebih umum: peralatan dapur dan instalasi di sekitarnya layak diperiksa sebelum bermasalah.
Rutinitas Pembersihan yang Aman untuk Permukaan Kompor
Biasakan mengelap permukaan dengan kain lembap setelah memasak agar minyak dan sisa makanan tidak mengerak. Rully Sujarko, Head of Customer Care Modena, menyebut dalam wawancara yang dimuat JPNN bahwa banyak pengguna baru merawat kompor setelah rusak, padahal kebersihan rutin dan permukaan yang tetap kering mencegah noda minyak sekaligus karat. Karena itu, jangan meletakkan panci yang masih basah di atas kompor.
Untuk stainless, lap searah serat memakai kain lembut. Untuk kaca, kain mikrofiber sudah cukup. Hindari spons kawat dan serbuk penggosok karena meninggalkan goresan halus yang justru menahan kotoran di kemudian hari.
Kepala Kompor (Burner) dan Pemantik
Kepala kompor atau burner adalah bagian tempat gas keluar dan terbakar, sedangkan pemantik adalah pemicu percikan api. Menurut Midea, kerak di kepala kompor bisa menghambat aliran gas meski pemantik bekerja normal, dan kepala pemantik yang kotor atau terkena air membuat percikan melemah.
Langkahnya sederhana. Pastikan kompor dingin dan gas tertutup, angkat tutup burner, rendam di air hangat bersabun, sikat dengan sikat lembut, lalu keringkan sampai benar-benar kering. Bersihkan lubang api memakai tusuk gigi atau sikat halus, bukan paku yang bisa melebarkan lubang. Lap kepala pemantik dengan kain lembut, lalu pasang tutup burner dengan posisi pas, karena tutup yang miring sering membuat api tidak rata.
Baterai Pemantik
Pada kompor dengan pemantik baterai, baterai yang lemah menghasilkan percikan yang tidak stabil. Ganti baterai secara berkala sebelum kompor mulai sulit menyala, dan gunakan baterai yang berkualitas.
Cek Selang dan Regulator Gas Secara Berkala
Regulator adalah alat yang menurunkan dan menstabilkan tekanan gas dari tabung sebelum masuk ke kompor. Bersama selang, bagian inilah yang paling sering menjadi sumber kebocoran. Menteri ESDM menegaskan, “penggunaan gas memang lebih efisien dan efektif, namun dalam penggunaannya memerlukan komponen-komponen yang seluruhnya berstandar,” sebagaimana dimuat arsip berita Kementerian ESDM.
Arsip ESDM lainnya mencatat insiden tabung LPG 3 kg sebanyak 27 kasus pada 2008, 9 kasus pada 2009, dan 6 kasus pada 2010 saat artikel itu terbit. Datanya lama, tetapi pemicunya, yaitu pemasangan regulator yang keliru, ventilasi buruk, dan gas yang menumpuk, sebagaimana tercatat di tips penggunaan LPG aman ESDM, masih relevan hingga sekarang.
Kasus yang lebih baru terjadi di Pekalongan pada 2 November 2025. Taufiq Kurniawan dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah menyampaikan, seperti dilaporkan detikJateng, bahwa api diduga bersumber dari selang regulator yang bocor lalu bertemu sumber api di ruangan dengan sirkulasi udara terbatas. Tabung sendiri tidak ditemukan bocor. Tiga orang meninggal dunia. Pertamina menganjurkan pemeriksaan rutin selang, klem, dan regulator, serta penggantian bila sudah aus atau kedaluwarsa.
Cara cek paling mudah: oleskan air sabun ke sambungan selang dan regulator. Gelembung yang muncul menandakan gas bocor. Jangan memakai api untuk mengetes. Jika ada gelembung atau bau gas, tutup keran, buka jendela, jangan menyalakan saklar listrik, lalu hubungi teknisi melalui halaman kontak kami.
Tiga Salah Kaprah soal Perawatan Kompor
Api merah atau kuning dianggap wajar
Api sehat berwarna biru. Modena, lewat pemberitaan JPNN, mengingatkan bahwa perubahan warna api dari biru ke merah adalah tanda bahaya karena pembakaran tidak sempurna. Dari pengalaman kami, penyebab paling sering adalah burner yang kotor atau tertutup kerak.
Kompor tidak menyala berarti rusak
Tidak selalu. Seperti diuraikan Midea, penyebabnya bisa sesederhana baterai lemah, kepala pemantik basah atau kotor, tabung yang hampir habis, atau knob yang kurang ditekan. Cek hal-hal ini dulu sebelum menyimpulkan ada komponen yang rusak.
Selang yang tampak utuh pasti aman
Belum tentu. Dalam arsip ESDM tentang komponen berstandar, selang disebut sebagai penyebab kecelakaan terbesar berdasarkan hasil investigasi, bersama rubber seal dan regulator. Retak halus atau karet yang mengeras sering tidak terlihat sekilas, jadi tetap lakukan tes sabun.
Kapan Perawatan Mandiri Tidak Cukup
Hubungi teknisi bila api tetap kecil atau merah setelah burner dibersihkan, pemantik tidak berfungsi padahal baterai baru, knob terasa keras, kaca retak, atau tercium bau gas. Modena sendiri menganjurkan pemeriksaan di service center resmi dengan suku cadang asli. Untuk berbagai merek, layanan servis kompor Alwi Teknik biasanya memeriksa pasokan gas, selang dan regulator, burner, pemantik, baru kemudian komponen dalam. Sebelum teknisi datang, siapkan merek, tipe kompor, dan kapan masalah mulai muncul.